Mawar merah yang kau berikan dulu,
Ternyata wanginya menusuk di segenap naluriku,
Membuatkan aku seringkali terbayangkan kamu,
Kemanakan engkau menghilang wahai kekasih yang kurindu...
Datanglah bertemu denganku,
Walau sesaat tempoh waktu,
Hilangkanlah perasaan rinduku padamu,
Tak tertanggung resah dijiwaku
Mawar merah itu semakin layu
Adakah pertanda cintamu bergitu
Sedangkan aku mengharapkan lebih dari itu
Benarlah anggapanku diriku tiada ternilai dihatimu
Matilah kau di dalam hatiku
Sebaris nyanyian penyanyi pujaanku
Sekurangnya dapat ku selami perasaan itu
{ 0 comments... read them below or add one }
Post a Comment